Menjaga Diet Ketika Lebaran, Agar Tak "Lebar-an"

Mei 23, 2020
Menjaga Diet Ketika Lebaran, Agar Tak 
"Lebar-an"


Hari raya atau lebaran, baik itu Idul Fitri maupun hari raya qurban (Idul Adha) identik dengan bersilaturahmi keluarga besar maupun sahabat, yang pastinya banyak sajian makanan lezat yang di hidangkan. Rata-rata dari makanan yang dihidangkan banyak mengandung lemak tinggi seperti opor ayam dengan ketupat, rendang daging, gulai kambing, sambal goreng kentang dengan ati, itu hanya sebagian kecil dari makanan yang mengandung lemak tinggi dan kolesterol. Makanan-makanan tersebut tentunya sangat dihindari oleh kaum yang memperjuangkan diet, "hadehhh kasihan ya kalian, harus menahan hawa nafsu lebih demi goal diet. hehehe"

Jangan Khawatir, kami akan memberikan tips buat kalian kaum pejuang diet agar tidak lebar-an ketika lebaran. Yuk baca sampai selesai!!!

Jangan Jadikan Lebaran Sebagai Pelampiasan


Setelah berpuasa penuh selama bulan suci Ramadhan dan merasa menang melawan hawa nafsu, biasanya kita akan menjadikan moment lebaran sebagai pelampiasan atas kemenangan tersebut. Kita cenderung berfikir inilah saatnya membayar semua dengan memakan hidangan apa saja yang disajikan, kalian juga wajib tahu bahayanya terlalu banyak makan hidangan yang beraneka ragam selain menambah berat badan. Terlalu banyak memakan yang bervariasi dapat menimbulkan gejala diabetes, kolesterol, bahkan serangan jantung.

Kue lebaran Bukan Makanan Pokok


Mengkonsumsi 3 buah nastar sama dengan sepiring nasi, Karena terbuat dari gula dan tepung putih yang sudah tidak berserat. Berbagai kue lezat yang dihidangkan, seperti rengginang, kastengel, kembang goyang, serta berbagai jenis kue yang berbahan dasar kacang-kacangan. Sering menjadikan diri kita khilaf tanpa sadar semua kita makanan dengan alasan pengen mencicipi satu persatu. Kalian harus ingat bahwasanya semua kue yang di hidangkan hanyalah cemilan yang tidak memberikan nutrisi lebih dan cenderung banyak mengandung lemak tinggi.


Ambil Piring Kecil dan Mengunyah Makanan Perlahan


Menggunakan piring kecil merupakan langkah awal yang tepat untuk membatasi dalam mengambil makanan, namun jika sudah menggunakan piring kecil tetep nambah berkali-kali sama aja bohong. Kunyah makanan lebih lama, sunah nabi menganjurkan untuk mengunyah makanan sebanyak 33 kali sebelum di telan. Ternyata sangat bermanfaat untuk kesehatan, makanan yang kita kunyah lebih banyak membuatnya mudah untuk di cerna dan membuat kita cepat merasa kenyang serta kita dapat menentukan kapan berhenti untuk menyantap makanan.

Menahan Godaan dan Membatasi Diri


Terlalu banyaknya hidangan yang disajikan membuat kita jadi lapar mata, dan ingin untuk mencicipi satu persatu. Tentukan satu makanan yang akan di santap lebih banyak, jika ingin menyantap rendang, tidak perlu menyantap opor ayam. Karena kedua nya sama-sama makanan dengan lemak tinggi. Serta membatasi diri untuk tidak makan terlalu banyak, karena kita tahu rumah yang akan dikunjungi tidak hanya satu rumah dan sebisa mungkin jangan sampai kekenyangan.

Alihkan Fokus Dari Makanan


Pada dasarnya lebaran digunakan untuk bersilaturahmi sesama keluarga besar, kerabat, sahabat dan orang dekat. Makanan hanyalah hidangan pelengkap agar lebih menghangatkan suasana, dan rasa syukur atas kemenangan melawan hawa nafsu selama bulan suci Ramadhan


Cobalah untuk tidak terlalu fokus ke makanan, makan seperlunya dan berusaha untuk mengobrol dengan anggota keluarga atau orang yang berkunjung maupun yang kita kunjungi. Berbagi pengalaman serta menanyakan kabar adalah topik pilihan untuk di bahas dengan keluarga, jangan malah membahas warisan, hehehe.

Perbanyak Minum Air Mineral


Biasanya minuman yang disajikan berupa minuman kemasan cepat saji dan mengandung kalori tinggi, seperti sprite, coca cola, fanta, dan berbagai minum bersoda lainnya. Langkah amannya adalah dengan minum air mineral lebih banyak, karena tidak mengandung kalori tinggi serta membuat kita lebih cepat kenyang.

Terima Kasih,...
minal aidin wal faizin mohon maaf lahir batin,...

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya di Kesehatan dan Gaya Hidup :

Artikel Terkait

Previous
Next Post »